Ahok Masuk Kandidat Pimpin Ibu Kota Baru, Mengapa Presiden Jokowi begitu andalkan Ahok?

Ahok masuk kandidat Pimpin Ibu Kota Baru yang disebutkan langsung oleh Presiden Jokowi
Ahok Masuk Dalam Beberapa Kandidat Pimpin Ibu Kota Baru, yang disebutkan langsung oleh Presiden Jokowi

SUARA ARAH PUBLIK, JAKARTA – Presiden Jokowi  menyampaikan sejumlah nama yang dinominasikan sebagai pimpinan Ibu Kota Baru, salah satunya Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok masuk kandidat Pimpin Ibu Kota Baru.

Belum lama ditunjuk sebagai Komisaris Utama PT Pertamina, menariknya Ahok masuk kandidat Pimpin Ibu Kota Baru yang disebutkan langsung oleh Presiden Jokowi.

Hingga Rabu 11 Maret 2020 pukul 14.00 WIB, Presiden Jokowi belum mengumumkan nama definitif Pemimpin Ibu Kota baru dan sejauh ini, Presiden Jokowi baru menyampaikan sejumlah nama yang dinominasikan sebagai pimpinan ibu kota baru tersebut.

Kandidat tersebut adalah Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Bambang Brodjonegoro,  Tumiyono, dan Azwar Anas.

“Kandidatnya ada banyak, namanya kandidat memang banyak yaitu Satu, Pak Bambang Brodjonegoro, dua Pak Ahok, tiga Pak Tumiyono, empat Pak Azwar Anas, cukup ya,” kata Presiden Jokowi di Istana Negara.

Baca Juga : Virus Corona Meningkat di Indonesia, Total 27 Pasien Terjangkit

Masuknya nama Ahok menuai kritik, dari Sandiaga Uno serta dari mantan sekretaris Kementerian BUMN Said Didu.

Sandiaga Uno pun angkat suara menyatakan bahwa Ahok lebih baik fokus terlebih dahulu di jabatannya sekarang sebagai petinggi di PT Pertamina.

Sedangkan Menurut Said Didu, Ahok kurang cocok untuk memimpin Badan Otoritas Ibu Kota Baru karena tidak ada bukti sukses Ahok membangun sebuah kota dari nol.

“Publik pertanyakan tiga hal, satu nggak ada bukti nyata Ahok sukses membangun ibu kota, ketika mengelola Jakarta saja kemarin banyak gagal, dan sekarang disuruh membangun, tidak ada success story sama sekali,” kata Said.

Justru masuknya Ahok jadi calon pimpinan ibu kota baru, disebut Said menimbulkan aroma kecurigaan, dan bertanya-tanya ada hubungan spesial apa antara Presiden Joko Widodo dan Ahok.

“Nah orang banyak bertanya apa sih hubungan Presiden Jokowi dengan Ahok, setelah dapat Komut Pertamina, Ahok justru mau diberi kesempatan jabatan sebesar pimpinan ibu kota baru.  sangat kontroversial,” tutur Said.

Baca Juga : Perjuangan PKS Membuahkan Hasil, MA Batalkan Perpres Jokowi Atas Kenaikan BPJS Kesehatan

About admin

Check Also

Arief Poyuono Sebut Isu PKI Dimunculkan Oleh Kadrun, Tagar #TenggelamkanGerindra Jadi Trending

SUARA ARAH PUBLIK, JAKARTA – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono menjadi sorotan warganet. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *