Gubernur, DPRD Sultra Dan Wali Kota Kendari Sepakat Tolak 500 TKA Asal China

Gubernur, DPRD Sultra Dan Wali Kota Kendari, Tolak 500 TKA Asal China, Wali Kota Perketat Perbatasan Kendari dari Arah Bandara
Gubernur, DPRD Sultra Dan Wali Kota Kendari Sepakat Tolak 500 TKA Asal China

SUARA ARAH PUBLIK, KENDARI – Pemerintah Provinsi, DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Pemerintah Kota kendari sepakat menolak rencana kedatangan 500 TKA asal China dan Walikota Kendari Perketat Perbatasan Kendari dari Arah Bandara.

Gubernur Sultra mengatakan walaupu ini kebijakan pemerintah pusat, kita harus lihat kebatinan masyarakat daerah yang belum ingin menerima kedatangan TKA China tersebut

“Meskipun rencana kedatangan TKA tersebut merupakan kebijakan pemerintah pusat dan sudah melalui mekanisme protokol COVID-19, namun suasana kebatinan masyarakat di daerah belum ingin menerima kedatangan TKA,” ujar Gubernur Sultra Ali Mazi di Kendari

Wakil Ketua DPRD Sultra Muhammad Endang menegaskan semua pimpinan DPRD siap membuat pernyataan resmi yang ikut ditandatangani Gubernur dan Forkopimda Sultra, guna meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) membatalkan kebijakan tersebut.

“Kami akan menggelar sidang paripurna untuk mengirim surat ke Presiden agar membatalkan rencana kebijakan izin kedatangan 500 TKA tersebut,” ujar Muh Endang

Rencana kedatangan 500 tenaga kerja asing (TKA) asal China di tengah pandemi COVID -19 menuai polemik.

Baca Juga : Luhut Sempat Rayu Bupati Konawe Kery Saiful Untuk Loloskan 500 TKA Asal China

Wali Kota Kendari, Sulawesi Tenggara menolak keras kedatangan ratusan TKA. Karenanya Wali Kota menginstruksikan aparat gabungan untuk lebih memperketat penjagaan di pintu gerbang masuk Kota Kendari arah dari Bandara Halu Oleo.

Berdasarkan pengamatan Minggu pagi (3/5/2020) petugas gabungan terdiri dari TNI/Polri dan Dishub serta Pol PP memperketat penjagaan perbatasan pintu gerbang masuk Kota Kendari arah dari Bandara Haluoleo Hal ini dilakukan karena adanya kabar akan masuknya 500 TKA asal China di wilayah Sulawesi Tenggara untuk bekerja di Morosi, Konawe pada salah satu pabrik pemurnian nikel.

Satu persatu kendaraan yang lewat di perbatasan diperiksa petugas TNI – Polri dan Dinas Perhubungan Kota Kendari.

Baca Juga : Habib Aboe Bakar Al Habsy Heran, Sedang Banyak PHK Kok Malah Mau Masukkan TKA Tiongkok

Wali Kota Perketat Perbatasan Kendari dari Arah Bandara

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengatakan, dirinya menolak tegas rencana kedatangan ratusan TKA asal China di tengah pandemi COVID – 19. “Hal ini berdasarkan desakan dari masyarakat Kota Kendari yang resah dengan kehadiran warga asal China tersebut dimana virus Corona pertama kali muncul dari negara asal para TKA ini,” kata dia, Minggu pagi (3/5/2020) .

“Kita minta agar pemerintah pusat segera menunda pengiriman ratusan tenaga kerja asing ke wilayah Sulawesi Tenggara hingga situasi benar – benar aman dari penyebaran virus Corona yang saat ini jumlahnya semakin meningkat setiap harinya,” tambahnya.

Tidak hanya Wali Kota Kendari, Gubernur dan DPRD Sultra pun menolak keras kedatangan ratusan TKA yang direncanakan akan masuk pada bulan Mei ini. Pemerintah Provinsi Sultra meminta agar pemerintah pusat menunda kedatangan TKA sampai situasi kembali normal

Baca Juga : Kebijakan Aneh, Mudik Dilarang – TKA Selamat Datang, Rakyat Dilarang Berkerumun – Bagi Sembako Di Jalan

Kunjungi Page Facebook  : Suara Arah Publik

About admin

Check Also

Viral ! Penyuluh BKKBN Himbau Warga Tunda Kehamilan, Kawin Boleh, Nikah Boleh, Hamil Jangan, Bapak-bapak Tahan Dulu!

SUARA ARAH PUBLIK – Penyuluh BKKBN Himbau Warga Tunda Kehamilan, Kawin Boleh, Nikah Boleh, Hamil …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *