Ketiadaan Masker Dipasaran, PKS : Mengekspor Masker Ke Luar Negeri adalah Kejahatan Kemanusiaan

Ketiadaan Masker Dipasaran, PKS- Mengekspor Masker Ke Luar Negeri adalah Kejahatan Kemanusiaan
Ketiadaan Masker Dipasaran, PKS- Mengekspor Masker Ke Luar Negeri adalah Kejahatan Kemanusiaan

SUARA ARAH PUBLIK, JAKARTA – Ditengah sulitnya masker di wilayah Jabodetabek dan daerah lain, salah satu perusahaan di Indonesia justru mengekspor masker, dalam keadaan di dalam negri sangat membutuhkan masker, ada yang mengekspor masker ke Luar Negeri, perbuatan ini adalah Kejahatan Kemanusiaan.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai ekspor masker meningkat dari 2,1 juta dolar AS (Januari 2020) menjadi 74,7 juta dolar AS (pada Februari 2020).

Hal ini menjadi sorotan Anggota Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta dari komisi pemerintahan Umi Kulsum, karena menurutnya hal tersebut bagian dari kejahatan kemanusiaan ditengah wabah virus covid-19 yang sedang melanda.

Pemerintah pusat seperti salah strategi dalam menyiapkan stok masker dalam negeri, padahal peringatan masuknya wabah sudah sejak awal tahun 2020.

“Ayo pemerintah pusat, jangan sampai terlambat lagi, larang ekspor masker, jika masih ada yang melakukan tutup dan hukum sesuai UU yang berlaku,” tegas Umi Kulsum.

Baca Juga : Darurat Corona, Ketua Fraksi PKS DPR RI dan Relawan PKS Bagikan Masker-Disinfektan

Menurut Umi, kondisi ini membuat stok masker di pasaran kosong khususnya di Jakarta dan kalau pun ada harganya melonjak drastis.

Disisi lain, Umi mengapresiasi Pemprov DKI yang sudah menstabilkan harga masker dipasaran, dengan mengguyur 1 juta masker ke sejumlah pasar-pasar milik pemerintah daerah.

Selain masker, Umi melanjutkan, hand sanitizer pun sulit dicari, jika ada jumlahnya sedikit. Botol-botol semprot pun kosong dipasaran.

“Alhamdulillah dapat yang literan, bisa jadi banyak untuk dibagi-bagi ke warga. Untuk botol akhirnya pakai botol-botol kecil untuk air zam-zam dan obat. Semoga manfaat disaat darurat,” pungkasnya.

Diketahui, aksi kader-kader PKS di akhir pekan ini, bukan hanya bagi-bagi masker dengan memperhatikan social distance, tapi juga bersih-bersih masjid dengan menyemprotkan disinfektan dan hand sanitizer.

Baca Juga : Putra, Asisten dan Supir Tjahjo Kumolo Menpan-RB Positif Terjangkit Virus Corona

About admin

Check Also

Arief Poyuono Sebut Isu PKI Dimunculkan Oleh Kadrun, Tagar #TenggelamkanGerindra Jadi Trending

SUARA ARAH PUBLIK, JAKARTA – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono menjadi sorotan warganet. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *