Pengajian Ustaz Bachtiar Nasir di Malang Dibubarkan Massa, Begitulah Tantangan Dakwah

Ustaz Bachtiar Nasir, Begitulah Tantangan Dakwah
Ustaz Bachtiar Nasir, Begitulah Tantangan Dakwah

SUARA ARAH PUBLIK, MALANG – Hotel Radho Syariah yang terletak di jalan Simpang Kawi, Kota Malang ramai dijaga aparat kepolisian dan dari massa yang ingin pengajian dibubarkan, (9/3/2020)

Aparat kepolisian juga menggiring massa untuk membubarkan diri dan diduga, massa tersebut berniat membubarkan pengajian Ustadz Bachtiar Nasir.

Ketua RW 4 Kelurahan Bareng, M Rizki Firdaus mengatakan, pengajian yang akan digelar tersebut kabarnya belum mendapat izin.

Namun, kabar tersebut masih belum jelas lantaran Rizki belum sempat mengunjungi venue pengajian.

“Infonya ceramah belum memperoleh izin, saya tidak tahu pasti karena belum sempat naik ke atas untuk melihat. Pas ke sini sudah banyak orang di luar sini saya enggak tau juga ada pengajian apa,” ucapnya.

Rizki menambahkan, acara pengajian yang diisi oleh dai asal Jakarta itu dianggap provokatif oleh massa yang menolak pengajian tersebut.

“Saya dapat informasi dari sejumlah warga, ceramah ini terkesan radikal, tapi saya belum tau pasti kejelasan kebenarannya, soalnya saya hanya di luar saja,” katanya.

Baca Juga : Peduli Muslim India, Ribuan Umat Islam Gelar Aksi Damai

Suasana Massa Ketika Ustadz Bachtiar Nasir meninggalkan Kota Malang
Suasana Massa Ketika Ustadz Bachtiar Nasir meninggalkan Kota Malang

Sementara itu, panitia acara pengajian dari Muslim Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (NIUMI), M Ibnu Pradhipta mengatakan, acara awalnya berjalan lancar. Namun tiba-tiba ada massa datang. 

“Alhamdulillah terlaksana sampai selesai. Ada warga dari luar gak tau darimana kayak demo dan kita kurang jelas dari mana, dan organisasi apa, informasi yang didapat di antara mereka ini adalah orang-orang yang sama yang dulu pernah menolak deklarasi PA 212 di Gedung Muamalat” katanya.

“Kalau materi intinya sudah tersampaikan, karena ada massa yang datang ini, tanya jawabnya dipercepat, acara selesai sekitar pukul 22.30 WIB. Tadi malam juga ada polisi yang datang untuk mengamankan,” katanya.

Ibnu mengatakan, pengajian yang dihadiri sekitar 200 orang itu tidak terjadi keributan. Meskipun durasi acara sedikit dipercepat karena adanya massa yang ingin pengajian dibubarkan.

Dia menolak dengan tegas jika pengajian Bachtiar Nasir mengandung unsur radikalisme. Untuk diketahui, Ustadz Bachtiar Nasir adalah ulama’ asal jakarta yang pernah menjadi Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPFMUI)

“Pengajiannya tentang penyucian jiwa (tazkiyatun nafs), bagaimana mau radikal,” imbuhnya.

Salah satu warga yang berada di sekitar lokasi, Sita Nensia, awalnya tidak tahu jika terjadi pembubaran pengajian.

“Saya malam itu antri beli makanan di sekitar Jalan Kawi, awalnya saya pikir ada operasi lalu lintas gabungan makanya rame tapi ada suara orasi, ternyata sejumlah massa yang ada di sana menginginkan agar acara pengajian tidak dilakukan,” papar Sita.

Meskipun ramai dan dijaga oleh aparat kepolisian, kata dia, massa yang berada di lokasi hotel tidak menimbulkan kekacauan. (NS)

Baca Juga : Perjuangan PKS Membuahkan Hasil, MA Batalkan Perpres Jokowi Atas Kenaikan BPJS Kesehatan

About admin

Check Also

Arief Poyuono Sebut Isu PKI Dimunculkan Oleh Kadrun, Tagar #TenggelamkanGerindra Jadi Trending

SUARA ARAH PUBLIK, JAKARTA – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono menjadi sorotan warganet. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *