PGRI Desak Pemerintah Segera Bayarkan Tunjangan Guru

PGRI Desak Pemerintah Segera Bayarkan Tunjangan Guru
PGRI Desak Pemerintah Segera Bayarkan Tunjangan Guru

SUARA ARAH PUBLIK, JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Unifah Rosyidi menyampaikan, hingga saat ini guru masih belum mendapatkan Tunjangan Profesi Guru (TPG) untuk triwulan pertama. Padahal itu merupakan hak yang sudah semestinya diterima oleh guru sertifikasi PNS Daerah (PNSD). PGRI Desak Pemerintah Segera Bayarkan Tunjangan Guru.

Untuk itu, sudah menjadi tanggung jawab pemerintah untuk segera menunaikan kewajibannya. Pasalnya, berdasarkan jadwal TPG Triwulan pertama pencairan seharunya dilakukan pada bulan Maret.

“Ini sudah memasuki bulan keempat April, tapi TPG belum dibayar. Sekarang kan biasanya Maret, sekarang sudah April pertengahan. Yang penting bukan jumlahnya, itu haknya guru, mereka sudah bekerja. Mereka orang-orang yang benar-benar membantu negara,” kata Unifah Desak Pemerintah Segera Bayarkan Tunjangan Guru (16/04).

Apalagi di situasi pandemi seperti ini, TPG ini sangat dibutuhkan oleh guru-guru untuk mencukupi kebutuhannya. “Mereka punya keluarga, mereka punya anak-anak sekolah, punya kewajiban dan tanggungan,” ujarnya.

Baca Juga : PKS Protes Keras Tunjangan Guru Dipotong Hingga Rp 3,3 Triliun

Selain itu, ia berharap pemerintah juga menaruh perhatian kepada guru nonPNS. Dengan mengalokasikan APBN dan APBD untuk membayar gaji guru nonPNS baik yang tetap maupun tidak tetap dan tenaga kependidikan di sekolah negeri maupun sekolah swasta.

Untuk itu, realokasi dana anggaran pendidikan yang dilakukan untuk penanganan covid-19 ini harusnya juga diperuntukkan bagi kesejahteraan guru terutama yang nonPNS. Selain itu juga untuk pemerintah daerah dan pihak yayasan tetap memperhatikan tentang honor guru swasta.

“Meminta kepada pemerintah, agar realokasi anggaran dari Ujian Nasional (UN), anggaran perjalanan dinas dan rapat-rapat, dana untuk perbaikan pembangunan, dana kegiatan yang tidak langsung bersentuhan dengan kepentingan guru dan peserta didik dialihkan untuk memperhatikan guru,” terangnya.

Meski begitu, Unifah memahami bahwa covid-19 memberi dampak cukup serius terhadap seluruh sektor kehidupan. “Semoga permohonan ini dipertimbangkan,” ujarnya.

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 48/PMK.07/2019, terkait jadwal pencairan atau penyaluran sertifikasi-TPG Guru triwulan 1, 2, 3, dan 4 tahun 2020 jadwal pencairan dana TPG PNSD, dana tamsil (tambahan Pengahasilan) Guru PNSD, dan dana TKG (Tunjangan Khusus Guru) PNSD untuk triwulan pertama paling cepat bulan Maret sebesar 30 persen dari pagu alokasi.

Triwulan kedua paling cepat bulan Juni sebesar 25 persen dari pagu alokasi. Lalu triwulan III paling cepat bulan September sebesar 25 persen dari pagu alokasi, dan triwulan IV paling cepat bulan November sebesar 20 persen dari pagu alokasi.

Baca Juga : Nadiem – Guru Honorer Belum Punya NUPTK Bisa Terima Dana BOS Selama Pandemi Corona

Kunjungi Page Facebook  : Suara Arah Publik

About admin

Check Also

Luhut Klaim Ekonomi Indonesia Dipuji Bank Dunia

SUARA ARAH PUBLIK, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengklaim …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *