PKS Minta Pemerintah Tindak Tegas Penimbun Masker

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS, Kurniasih Mufidayati Meminta Pemerintah Tindak Tegas Penimbun Masker
Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS, Kurniasih Mufidayati Meminta Pemerintah Tindak Tegas Penimbun Masker

SUARA ARAH PUBLIK, JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS, Kurniasih Mufidayati meminta Pemerintah Tindak Tegas  pihak-pihak Penimbun Masker dan hand sanitizer dan menjualnya kembali dengan harga tinggi.

“Pemerintah harus menindak tegas pihak-pihak yang mencari untung di tengah kecemasan atas meluasnya wabah virus corona. Pihak-pihak tersebut antara lain, spekulan yang menimbun masker dan hand sanitizer serta menjualnya kembali dengan harga gila-gilaan”, tegas Mufida (02/03/20).

“Musibah ini, mari kita hadapi bersama-sama. Sebagaimana jiwa gotong royong bangsa Indonesia. Jangan ada yang mengambil untung dari derita sesama,” tegas politisi PKS ini.

Mufida pun menyoroti melonjaknya harga masker dan hand sanitizer di pasaran pasca Presiden Joko Widodo mengumumkan 2 WNI positif terinfeksi virus corona (Covid-19).

Baca Juga : Umat Islam Dibantai di India,GNPF Ulama-PA 212 dan FPI Serukan Aksi di Kedubes India




Sebagaimana ramai diberitakan masker dan hand sanitizer jadi barang yang paling diburu masyarakat belakangan ini, bahkan stoknya di pasaran mulai menipis, dan harga jual pun melonjak drastis hingga puluhan kali lipat dari biasanya

Di Pasar Pramuka, Jakarta Pusat misalnya, harga per box masker, kemarin masih 50 ribu rupiah, itupun sudah lebih tinggi dibanding harga sebelum ramai isu COVID-19. Namun, hari ini harganya sudah melonjak jadi 350 ribu rupiah per box.

“Bahkan, sampai ada yang mengambil keuntungan dengan membuat masker palsu yang tidak terjamin kebersihan dan keamanannya bagi kesehatan pengguna,” tandas Mufida.

Menurut Mufida, Indonesia harus belajar dari negara tetangga yang berhasil mencegah dampak buruk virus ini. Jangan meremehkan situasi yang ada di Indonesia.

Mufida juga meminta pemerintah bergerak cepat mengantisipasi kemungkinan terberat akibat virus corona di Indonesia. 

Mufida menyatakan turut prihatin atas masuknya Indonesia menjadi negara positif Covid-19. Dugaaan negara-negara lain dan peneliti Harvard akhirnya terbukti hari ini.

“Semoga ini menjadi pelajaran bagi pemerintah,” ujarnya.

Baca Juga : Kongres Ummat Islam Indonesia Desak BPIP Dibubarkan

 

 

About admin

Check Also

Arief Poyuono Sebut Isu PKI Dimunculkan Oleh Kadrun, Tagar #TenggelamkanGerindra Jadi Trending

SUARA ARAH PUBLIK, JAKARTA – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono menjadi sorotan warganet. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *