Presiden PKS Silaturahim Kebangsaan ke SBY, Membahas Situasi Global Saat ini

Presiden PKS Silaturahim Kebangsaan ke SBY, Membahas Situasi Global Saat ini
Presiden PKS Silaturahim Kebangsaan ke SBY, Membahas Situasi Global Saat ini

SUARA ARAH PUBLIK, JAWA BARATPartai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar silaturahim kebangsaan dengan Ketua Umum Partai Demokrat sekaligus Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Puri Cikeas.

Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman datang sekitar pukul 18.46 WIB beserta para pengurus DPP PKS. “Ini adalah rangkaian pertemuan silaturahim yang kami bangun waktu dimulai dari Nasdem, partai-partai lain termasuk ormas-ormas keagamaan. Jadi ini sekarang giliran kepada Demokrat,” kata Sohibul Iman.

“Beberapa hari lalu Mas Andi Mallarangeng mengontak saya, Pak SBY siap menerima saya hari ini,” kata dia.

Pertemuan itu membicarakan situasi saat ini tantangan global saat ini hingga corona kemudian berimbas pada sejumlah aspek, harga minyak dan pasar modal.

“Lebih spesifik kita menyoroti beberapa hal terkait agenda keparlemenan. Ada Omnibus Law jadi bahasan kita. Juga terkait Parliamentary Threshold (PT). Kemudian terkait Pilkada dan Corona,” ujar dia.

Presiden PKS Silaturahim Kebangsaan langsung ditemui Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono beserta jajaran.

Sohibul menyebutkan bahwa  penanggung jawab dari PKS dan Demokrat dalam Pilkada akan bertemu untuk sama-sama membuka peta di mana PKS dan Demokrat memiliki kekuatan.

Ia mengaku belum ada gambaran secara detail daerah mana saja PKS akan koalisi dengan Demokrat. Namun, PKS memberikan keleluasaan bagi pengurus di daerah untuk menjalin koalisi dengan partai lain termasuk Demokrat.

“PKS secara khusus memberikan kebebasan koalisi di Pilkada ini dengan partai manapun tergantung suasana kebatinan di wilayah itu dan kalau PKS memang nyaman di daerah itu dengan Demokrat, ya kita dorong,” ujar dia.

“Jika dengan partai lain silakan juga, nah itu yang harus digali, di-scan dan diperiksa daerah mana yang PKS dan Demokrat itu bisa kerja sama dan melahirkan kemenangan,” ungkap Sohibul.

Baca Juga : Golkar dan Nasdem Satu Suara Dukung RUU Omnibus Law Segera Disahkan

Baca Juga : Ansory Siregar Fraksi PKS Tegaskan Tolak Omnibus Law Cilaka

Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman saat bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas
Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman saat bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas

Dipertemuan itu, Presiden PKS apresiasi pemerintah soal menyikapi virus Corona, tapi kami menilai pemerintah lamban dan menutupi fakta-fakta Corona.

“Tentu kita mengapresiasi langkah-langkah pemerintah, meskipun kami melihat sebagai oposisi, pemerintah ini relatif lambat menyikapi Corona ini,” kata Sohibul.

Apalagi saat-saat pertama, lanjut dia, PKS melihat pemerintah ingin menutupi fakta-fakta tentang Corona ini.

“Saya kira ini tidak sehat karena dengan itu masyarakat tidak punya pegangan. Sekarang ternyata terjadi. Dan eksponensial ternyata. Dari dua, empat, delapan, 17, sekarang sudah 34 terkena. Ini sangat eksponensial,” ungkap Sohibul.

Tentu saja, menurut dia, membutuhkan kebersamaan dengan masyarakat. Masyarakat akan tumbuh kebersamaan mengatasi ini kalau mereka memahami data dan fakta itu secara baik.

“Karena itu kami berharap lebih terbuka kepada masyarakat supaya masyarakat juga punya sense of crisis,” pungkas Sohibul.

Baca Juga : Virus Corona Meningkat di Indonesia, Total 27 Pasien Terjangkit

 

About admin

Check Also

TAP MPRS Larangan PKI di RUU HIP Ditolak PDIP, Ahmad Yani: Ketua Panja RUU HIP Anak PKI

SUARA ARAH PUBLIK, JAKARTA – Politikus PDIP Ribka Tjiptaning menjadi Ketua Panitia Kerja (Panja) Rancangan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *