Resmi ! Sesuai SK BNPB Nomor 13.A tahun 2020 Masa Darurat Corona Diperpanjang Hingga Lebaran

Resmi ! Sesuai SK BNPB Nomor 13.A tahun 2020 Masa Darurat Corona Diperpanjang Hingga Lebaran
Resmi ! Sesuai SK BNPB Nomor 13.A tahun 2020 Masa Darurat Corona Diperpanjang Hingga Lebaran

SUARA ARAH PUBLIK, JAKARTA – Kasus pasien positif terpapar corona hingga Minggu (22/3/2020) sudah mencapai 514 orang dengan 48 meninggal dan 29 orang dinyatakan sembuh. SK BNPB Nomor 13.A tahun 2020 Masa Darurat Corona Diperpanjang Hingga Lebaran 

Atas situasi seperti itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperpanjang status keadaan darurat akibat wabah virus corona. Keputusan itu berdasarkan pada SK BNPB Nomor 13.A tahun 2020.

“Menetapkan perpanjangan status keamanan tertentu darurat bencana penyakit akibat virus korona di Indonesia,” ujar Kepala BNPB Doni Monardo dalam suratnya.

Dalam surat tersebut Doni mengatakan, perpanjangan status darurat dimulai dari 29 Februari hingga 29 Mei 2020 atau 91 hari.

Baca Juga : Darurat Corona, Ketua Fraksi PKS DPR RI dan Relawan PKS Bagikan Masker-Disinfektan

Masa darurat diperpanjang hingga 91 hari, masyarakat Indonesia bakal menjalani puasa dan merayakan Idul Fitri dengan kondisi darurat virus corona.

Berstatus darurat bahaya nasional karena virus corona, Pemerintah Indonesia memutuskan memperpanjang masa darurat menjadi 91 hari.

Artinya masa darurat virus corona di Indonesia ini masih akan berlangsung hingga 29 Mei 2020.

Oleh sebab itu masyarakat Indonesia dipastikan akan menjalani bulan puasa dan merayakan Idul Fitri di tengah kondisi virus corona.

Hal ini disampaikan pemerintah melalui Badan nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Sebelumnya BNPB telah menyatakan telah memperpanjang masa darurat virus corona di Indonesia.

Masa darurat virus corona awalnya berlaku sejak 28 Januari hingga 28 Februari 2020.

Namun pada kenyataannya, jumlah pasien positif virus corona di Indonesia makin bertambah.

Akhirnya pemerintah pun sepakat untuk memperpanjang masa darurat virus corona menjadi 91 hari hingga 29 Mei 2020.

Dalam surat keputusan bernomor 13.A Tahun 2020 yang ditandatangani oleh Kepala BNPB, Doni Monardo, disebutkan bahwa pemberlakuan perpanjangan masa darurat ini karena penyebaran virus corona yang semakin meluas dan menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

Sumber : harianhaluan dan tribunnews

Baca Juga : Ketiadaan Masker Dipasaran, PKS : Mengekspor Masker Ke Luar Negeri adalah Kejahatan Kemanusiaan

About admin

Check Also

Arief Poyuono Sebut Isu PKI Dimunculkan Oleh Kadrun, Tagar #TenggelamkanGerindra Jadi Trending

SUARA ARAH PUBLIK, JAKARTA – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono menjadi sorotan warganet. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *