Virus Corona Meningkat di Indonesia, Total 27 Pasien Terjangkit

Virus Corona Meningkat di Indonesia, Total 27 Pasien Terjangkit
Virus Corona Meningkat di Indonesia, Total 27 Pasien Terjangkit

SUARA ARAH PUBLIK, JAKARTAAncaman virus corona meningkat satu level dan kondisi ini terjadi setelah pemerintah menemukan seorang pasien positif corona yang diduga terpapar virus mematikan itu secara penularan lokal.

Masalahnya, siapa teman yang bersangkutan dan di mana dia tertular sampai saat ini belum bisa dipastikan.

Tren peningkatan wabah corona di Indonesia terus menunjukkan peningkatan. Kemarin tercatat ada 8 pasien baru positif corona dengan demikian total ada 27 pasien positif corona.

Pasien positif Corona hasil transmisi lokal dimaksud merupakan bagian dari pasien baru tersebut.

Pasien bernomor kode 27 merupakan seorang laki-laki warga negara Indonesia yang berusia 33 tahun dan kondisi yang bersangkutan saat ini stabil.

Baca Juga : Pasien Positif Virus Corona Bertambah Jadi 6 Orang di Indonesia

Perihal penularan transmisi lokal ini sedang di-tracing. Karena sifatnya bukan impor dan tidak jelas dari kluster lain yang mana. “Hal itu untuk sementara belum jelas. Mungkin nanti bisa kita menemukan,” ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto di Kantor Presiden kemarin.

Berdasar hasil identifikasi sementara, pasien nomor 27 mengaku tidak berasal dari luar negeri dan belum dipastikan siapa kenalannya yang mengalami sakit. “Saat ini kita masih memberikan tanda tanya lokal transmission nya dari mana. Ini yang menjadi bagian pekerjaan kita untuk telusuri,” jelasnya.

Dia lantas mengimbau masyarakat bahwa yang sakit batuk, pilek dan sebagainya harus menggunakan masker. Sehingga pada saat batuk maupun bersin, virus yang ada dalam tubuhnya tidak tersebar.

“Virus apa pun itu entah itu Covid-19 atau yang lainnya tidak boleh tersebar. Edukasi kita adalah kembali lagi pada pola hidup bersih sehat. Ini saya minta menjadi sesuatu yang harus kita kedepankan dalam kaitan pengelolaan pencegahan penyakit Covid-19 ini,” katanya.

“Sekarang kasus yang sering kita temukan adalah gejalanya minimal. Oleh karena itu kita juga akan semakin meningkatkan upaya tracing,” kata Ahmad Yurianto.

Tracing dilakukan secara intens, terutama saat ada kasus yang terkonfirmasi positif. Menurutnya hal ini merupakan bagian dari pengendalian persebaran virus corona.

Dengan melakukan tracing, pemerintah dapat segera mengetahui pihak-pihak yang pernah kontak dekat dengan positif corona.

Sehingga, apabila ditemukan kontak dekat yang diduga terinfeksi dapat segera diisolasi hingga tidak menjadi sumber penularan di masyarakat.

“Jadi bukan hanya sekedar kemudian kita merawat yang di rumah sakit dan kemudian yang dinyatakan positif dirawat, dan ada kegiatan yang lebih masif yang kita laksanakan di luar itu yaitu melakukan tracing dari kasus contactnya,” paparnya.

“Ini menjadi penting, yaitu health alert card, karena banyak sekali yang masuk dalam keadaan gejala yang minimal. Symptom yang minimal,” pungkasnya.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Melki Laka Lena menekankan pentingnya kerja sama semua komponen bangsa dalam menghadapi corona. Dengan demikian tidak boleh ada pihak yang saling sikut atau menyalahkan.

“Sekarang isu ini jangan menjadi isu politik. Ini isu kemanusiaan. Kita urus bersama agar penanganan Covid-19 bisa berjalan dengan baik,” ujar politikus Partai Golkar itu dalam diskusi Forum Legislasi bertema ”Perlukah UU Khusus Atasi Dampak Virus Corona.

Selain seorang pasien nomor 27 yang diduga terpapar karena transmisi lokal, penambahan pasien positif corona terjadi karena penularan dari kluster Jakarta dan imported case. Pasien yang diperoleh dari tracing kluster Jakarta adalah pasien nomor 20, perempuan berusia 70 tahun yang merupakan hasil tracing subkluster Jakarta. Begitu pun pasien nomor 21, seorang perempuan berusia 47 tahun.

Adapun imported case adalah pasien nomor 22 merupakan perempuan berusia 36 tahun, pasien nomor 23 yang berkelamin perempuan berusia 73 tahun, pasien nomor 24 yang merupakan laki-laki berusia 46 tahun, dan pasien nomor 26 merupakan laki-laki 46 tahun berkewarganegaraan asing.

Baca Juga : Mahkamah Agung Batalkan Kenaikan BPJS, Perokok Bayar Premi Sendiri

About admin

Check Also

Arief Poyuono Sebut Isu PKI Dimunculkan Oleh Kadrun, Tagar #TenggelamkanGerindra Jadi Trending

SUARA ARAH PUBLIK, JAKARTA – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono menjadi sorotan warganet. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *